Tampilkan postingan dengan label ichlash. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ichlash. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 April 2012

Bang Maman dan “Simpanannya” (Cerita Asli)


Bang Maman adalah pedagang buah di Kali Pasir.  Mempunyai isteri dan seorang anak bernama Ijah. Isteri dan anaknya bang maman ini sangat boros soal keuangan. Inginnya belanja di mall dan membeli barang-barang yang mahal, sedangkan bang Maman bukanlah pengusaha hanya seorang pedagang buah yang penghasilannya tidaklah besar.
Pada suatu hari isteri bang Maman meminta uang untuk pergi belanja dan anaknya Ijah merengek minta dibelikan laptop. Bang maman memberikan uang yang menurut dia cukup untuk belanja  hari itu kepada isterinya dan menjelaskan kepada Ijah anaknya bahwa nanti kalau sudah punya uang akan bang Maman belikan laptop yang didinginkannya.
Tanpa terduga sang isteri marah-marah dan mengatakan bahwa bang Maman tidak sayang lagi kepada isteri dan anaknya dan  mungkin punya simpanan. Bang Maman bingung dituduh seperti itu dan langsung saja pergi ke pasar tanpa memperdulikan isterinya yang sedang marah.
Datanglah Salim melihat keributan tetangganya yang kebetulan Salim juga pedagang buah di Kali Pasir. Salim adalah pedagang buah yang tidak jujur selalu mengurangi timbangan, berbeda dengan bang maman yang jujur sehingga banyak pembelinya. Salim yang sifatnya dengki mengatakan memang kalau bang Maman punya simpanan karena dia sering melihat di pasar.
Adanya cerita dari salim semakin marah saja isteri bang Maman sehingga setiap hari selalu saja terjadi keributan, hingga akhirnya bang maman jatuh sakit dan hampir sekarat. Sebelum ajalnya bang maman memberitahukan kepada isterinya bahwa selama ini memang uang belanja dan kebutuhan anak sangat dia batasi karena bang maman punya “simpanan”. Isteri dan anaknya kaget dan sebelum menjelaskan lebih jauh bang maman sudah dipanggil oleh sang Khalik.
Beberapa hari kemudian datanglah dua orang menemui isterinya bang Maman untuk mengucapkan bela sungkawa dan memberikan uang ratusan juta rupiah kepada isteri bang maman. Ternyata selama ini bang Maman mempunyai tabungan dan juga asuransi jiwa yang menurut bang Maman “simpanan”.
Kesimpulan :
-       Bagi adik-adikku janganlah bersifat boros, ingatlah pepatah “hemat pangkal kaya”.
-       Bagi yang sudah dewasa jangan berpikiran yang “mesum”  tentang kata “simpanan”  ya ...... hehehe
-       Bagi penulis yang dihebohkan sekarang ini mungkin salah persepsi saja yang dimaksud kemendikbud tentang “simpanan” adalah uang atau bisa juga asuransi bukannya “isteri simpanan”. Gawatnya nanti kalau materinya cerita tentang “daun siri” jangan cerita tentang “kawin siri” ....... itu gawat
Cerita aslinya :


Rabu, 02 November 2011

Aku Cumbu Kau di Depan Isteriku

Bola matamu besar sangatlah indah
Rambutmu ikal dengan wajahmu yang bulat sangatlah menarik
Kamu lucu sekali dan aku suka
Aku mencintaimu melebihi isteriku

Entah mengapa aku sangat suka kamu
Tiap detik selalu ingat kamu
Aku selalu ingin bertemu dengan kamu
Kau selalu di hatiku melebihi isteriku

Kau menggodaku membuatku semakin mencintaimu
Aku akui kau membuat hidupku bergairah
Semangat untuk hidup dan berkarya
Kau adalah inspirasiku

Sayangku janganlah kau jauh dariku
Aku peluk kau
Aku cium kau
Aku cumbu kau di depan isteriku

Sayangku wahai gadisku
Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu
Marilah renggut kebahagian bersama aku dan isteriku
Gadis kecilku yang mungil segeralah dewasa
Anakku ......... Xaizara Xeyzha Asia

Rabu, 26 Oktober 2011

6 dari 7 Personil Group Band ini Tidak Suka Pakai BH


Perlu diketahui bahwa enam dari tujuh personil group band Indonesia ini tidak suka memakai BH dan ini sangatlah memalukan dan mungkin lebih memalukan lagi bila mereka memakai BH. Mereka hadir untuk menyaingi boy/girl band Indonesia yang sudah ada. Mereka dulunya tergabung dalam group band SM#SH plesetan dari group band SMASH dan dengan personil yang sama mengganti nama bandnya menjadi 7 Ikans plesetan dari group band 7 Icons.
Personil yang tidak suka memakai BH adalah Andre Taulani, Parto ‘Patrio”, Azis Gagap, Sule Sutisna, Opie Kumis dan Adul. Sedangkan yang suka sekali memakai bra atau BH tentunya Nunung ‘Srimulat”.
Dengan mengusung lagu Andeca-Andeci yang merupakan lagu lama dari Warkop DKI dengan lirik yang kocak, mereka mencoba menghibur rakyat Indonesia. Inilah lirik lagunya :

Andeca Andeci 

Andeca andeci la bora bora bori 2X

Kucinglah kurus ya nona mandi dipapan
Mandi dipapan hai nona diblakang rumah
Badanku kurus ya nona bukan nggak makan
Siang dan malam terbayang wajah Halimah

Andeca andeci la bora bora bori 2X

Kapal berlayar ya abang ke tanjung karang
Mampir di Lampung tak lupa beli kuwaci
Sayalah heran pemuda jaman sekarang
Banyak perawan e dia nyariin banci

Andeca andeci la bora bora bori 2X
Andeca andeci la bora bora bori 2X

Paling enak ya nona si buah kurma
Buah yang masak hai nona tulung petikin
Kalo cinte abang pasti diterima
Halimeh menta apollo abang beliin

Andeca andeci la bora bora bori 2X

Kalolah ada ya abang sumur diladang
Bolehlah kita ya abang menumpang mandi
Kalolah ada ya abang umur yang panjang
Bolehlah kita ya abang mandi bersame

Andeca andeci la bora bora bori 2X


Jumat, 21 Oktober 2011

Tuhan Turut Menyiksa dan Menewaskan Khadafi




Akhirnya setelah berkuasa selama 42 tahun sang Pemimpin Libya yang flamboyan ini jatuh dari tampuk kekuasaannya dan tewas secara tragis oleh rakyat yang dipimpinnya sendiri.  Rakyat yang memberontaknya disebut “tikus-tikus” ternyata Khadafi tertangkap di lubang saluran air tempat para tikus-tikus tinggal.
Kegembiraan menyelimuti rakyat Libya, mereka merasa bebas atas tirani sang Kolonel Moammar Khadafi tetapi ada juga yang menyimpan duka atas wafatnya beliau. Bagaimanapun juga beliau adalah warga negara terbaik Libya yang telah memimpin negara ini dan pantaskah “dady” Khadafi mendapat “pengadilan jalanan” oleh rakyatnya hanya karena berdasarkan rasa dendam atas kepemimpinannya selama ini.
Agama berfungsi memberikan jalan dan petunjuk ke arah yang benar, pantaskah nama Tuhan dikumandangkan sambil menyeret Khadafi yang masih hidup dan mengarak mayatnya keliling kota. Hati saya terasa teriris bagaimana nama Tuhan yang selalu dilantunkan di tempat suci dengan badan suci agar kita dapat mendekatkan-Nya kali ini dilontarkan dengan begitu semangatnya diliputi rasa dendam yang membara. Khadafi diseret menuju mobil truk dengan muka yang berlumuran darah tanpa ada yang merasa kasihan sedangkan sayup-sayup terdengan sebutan nama Tuhan yang menggelorakan menambah semangat ingin menyiksa Khadafi.
Haruskah nama Tuhan disebutkan ketika perbuatan  penyiksaan itu dilakukan, mengapa tidak menyebut nama setan karena perbuatan itu adalah perbuatan seperti kelakuan setan. Adakah yang salah dengan penafsiran agama sedangkan jelas-jelas agama sangat mencintai perdamaian. Sebuah perenungan atas kegembiraan rakyat Libya terbebas dari pemimpin diktator Khadafi dan bagi kita rakyat Indonesia ini adalah sebuah pelajaran berharga karena kita pun masih setali tiga uang bertingkah sama seperti mereka.


Jumat, 14 Oktober 2011

Teman Curhat Jadi Teman Tidur



Wanita itu nampak termenung dalam kamarnya, kamar yang menjadi saksi semua kehidupannya. Pandangannya jauh terbentang dan terlintaslah sketsa-sketsa masa lalu terbentang dalam benaknya. Dia hanya tersenyum dan selanjutnya hanya bergumam.
Aku hadir dalam pernikahanmu itu dengan wanita yang merupakan pilihanmu dan kau tampak bahagianya.  Aku hadir bersama suami dan putriku menyaksikan kebahagian kalian berdua. Oh....hidup yang sempurna waktu itu.
Kesempurnaan itu akhirnya berantakan berkeping-keping setelah aku ketahui suamiku berkhianat terhadap cinta suci kami dengan berselingkuh dengan wanita-wanita bangsat itu. Sudah beberapa kali aku maafkan perselingkuhannya tapi ternyata suamiku semakin gila saja dan tidak pedulikanku hingga akhirnya aku menyerah dan pasrah tentang ikatan pernikahan kami.
Akhirnya kau hadir dalam kehidupanku, kau hadir untuk menghibur hatiku yang terluka. Sifatmu yang ceria membuat masalah yang ku hadapi terasa ringan walaupun itu hanya sesaat. Aku tahu statusmu dan kau pun tahu statusku dan memang dasarnya berawal dari pertemanan dan apalagi kau adalah mantan teman SMA di sekolah yang sama.
Jejaring sosial membuat keakraban antara kita berdua dan chatting membuat perubahan makna sebuah pertemanan. Ada rasa ingin memilikimu dan benih cinta itu mengalir di sekujur tubuhku tanpa aku perintahkan. Lebih gilanya lagi kau pun merasakan itu.
Ini bukan balas dendam atas sikap suamiku tapi ini berdasarkan cinta. Aku tahu bagaimana pedihnya isterimu melihat hubungan kita ini ..... ya kembali aku katakan inilah cinta. Logika, pikiran atau akal sehatku mungkin tidak bekerja tapi kenyataannya seperti itu aku mencintaimu dan kau pun mencintaiku.
Aku sudah tidak bisa membedakan antara nafsu ataukah cinta tapi yang jelas beberapa hotel bahkan kamar ini telah menjadin saksi sebuah cinta terlarang. Aku ingin akhiri semua ini tapi kau tidak bisa melepasku bahkan menjanjikan bunga-bunga surga yang membuat aku melayang di angkasa.
Haruskah ada campur tangan Tuhan agar aku sadar .....entahlah. Yang jelas aku menikmati kehidupan ini walaupun nantinya hal pahit yang aku terima dalam perjuangan cinta menurut yang aku yakini.

Minggu, 02 Oktober 2011

ML Pagi Menyehatkan Lho .....




Tulisan ini telah dipraktekkan oleh saya sendiri dan hasilnya wow …… FANTASTIS. Memang jelas sekali kalau melakukan ML di pagi hari itu sangat menyehatkan dan sepertinya bro and sis perlu melakukannnya. Jangan khawatir bagi yang belum menikah pun bisa melakukan ini tanpa perlu merasa berdosa asalkan melakukan trik seperti yang akan saya terangkan.

Banyak teori sudah membuktikan itu bahwa ML pagi yang kita lakukan membuat semangat kerja bertambah jadi tidak lemas. Dengan ML sebelum bekerja membuat otak kita fresh dan kerjaan di kantor dapat kita selesaikan dengan baik. Dengan ML di pagi hari juga akan memberikan kesehatan bagi tubuh anda terutama penyakit perut. Makanya ML lah setiap hari karena banyak sekali manfaatnya dan di atas hanya sebagian contoh saja.

Oh ya ….. bagaimana yang belum menikah, tentunya harus melakukan ML juga di pagi hari agar nanti menerima pelajaran di sekolah atau di kampus dapat memahaminya dengan baik. Ini sudah saya terapkan juga lho dengan anak-anak saya. Tapi perlu diingat bagi yang belum menikah apalagi para pelajar atau mahasiswa yang belum bekerja kalau mau ML perlu uang dan uang ini harus meminta kepada orang tua, jadi perlu sopan untuk memintanya karena kalau tidak ML pagi kamu tidak bisa dan apesnya malah diomelin ortu.

Jangan terlalu serius membacanya bro and sis karena ML disini adalah Makan Lontong. Di pagi hari kalau melakukan ini sangat baik sebagai pengganti nasi.

Salam tidak serius.
.
.

Rabu, 07 September 2011

Semua Ada Konsekuensinya

Menjalani kehidupan  di muka bumi ini selalu dihadapkan pada beberapa pilihan. Pilihan yang mana anda pilih akan mempunyai konsekuensi pada diri anda sendiri. Sebuah pilihan yang kita pilih bisa berdasarkan dari pengalaman pribadi, pendapat orang lain, pemikiran yang matang  atau juga berdasarkan feeling.
Ketika anda mempunyai uang dan anda memiliki hutang maka anda dihadapkan pada beberapa pilihan. Bisa saja hutang yang anda miliki dibayarkan semuanya, dibayar sebagian atau anda nekat untuk tidak membayarnya. Pastinya pilihan yang anda pilih akan menerima konsekuensinya.
Bila pilihan anda melunasi hutang seluruhnya, pastinya anda merasa senang karena hutang anda lunas  tapi setelah itu anda tidak punya uang maka resiko untuk anda. Bila pilihan anda membayar sebagian hutang anda maka konsekuensinya adalah hutang anda berbunga atau anda perlu meminta kebijaksanaan dari yang meminjam uang. Bila pilihan anda tidak membayar hutang tentunya lebih beresiko karena anda tidak akan dipercaya lagi untuk dipinjamkan uang atau anda siap-siap menerima tamu dari debt collector.
Pilihan mengandung konsekuensi dan konsekuensinya itu besar atau kecil dan positif atau negatif mempengaruhi terhadap anda. Konsekuensi harus kita terima atas pilihan kita, tinggal bagaimana konsekuensi itu menjadikan sebuah pengalaman hidup dan semangat dalam mengisi kehidupan ini. 

Sabtu, 03 September 2011

Tidak Afdol Kalau Lebaran Belum Ketemu Monyet Ragunan




Lebaran bagi saya adalah waktunya saling mendekatkan diri dengan isteri dan anak-anak karena moment inilah saya libur kerja dan otomatis lebih banyak waktu dengan keluarga. Liburan adalah salah satu rencana kami sekeluarga dalam merayakan hari Raya Lebaran. Kebun Binatang Ragunan adalah pilihan yang selalu hadir dalam benak kami dan selalu kami lakukan untuk mengunjunginya setiap tahunnya.


Terkadang saya juga bingung kenapa Kebun Binatang Ragunan selalu jadi pilihan kami sekeluarga berlibur dan anak-anak pun tidak bosan bahkan begitu antusiasnya mereka ingin ke sana. Kadang saya suka bercanda dengan anak-anak saya, “Sudah minta maaf belum dengan “uwak” di Ragunan?” dan pastinya anak-anak akan menjawab, “ayo pah kita ke Ragunan”.


Entahlah sudah berapa kali saya pergi ke Ragunan, dari saya kecil diajak orang tua saya dan bahkan waktu masih pacaran bersama sang kekasih (sekarang jadi isteri) juga berkunjung ke sana. Padahal kalau ke sana paling juga gelar tikar dan bongkar deh makanan yang telah dibawa dari rumah setelah itu ke kandang monyet dan pulang. Biasalah orang Indonesia sebenarnya cuma pindah makan …… hehehe


Kebun Binatang Ragunan mempunyai nama resmi yaitu Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan dan merupakan tempat rekreasi keluarga seluas 147 ha yang memiliki lebih dari 3.000 ekor satwa dan lebih dari 50.000 pohon. Ragunan adalah alternatif liburan murah meriah tapi dapat memberikan pengetahuan tentang pengenalan binatang-binatang kepada anak-anak. Binatang-bianatangnya juga tidak hanya dari Indonesia tetapi dari berbagai mancanegara.


Kebun Binatang Ragunan didirikan pada tahun 1864 dengan nama pada waktu itu Planten En Dierentuin (Tanaman dan Kebun Binatang) dan lokasinya adalah di kawasan Cikini Jakarta Pusat. Barulah pada tahun 1964 lokasinya dipindahkan ke daerah Ragunan dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta bapak Ali sadikin pada tanggal 22 Juni 1966.


Jadilah kami berangkat kamis pagi ke Ragunan dengan mengendarai mobil pribadi. Ternyata butuh perjuangan untuk menuju Ragunan, macetnya bro and sis dan ini sudah dirasakan sebelum gerbang Kebun Binatang Ragunan. Hufs …… dengan kesabaran tinggi sampailah masuk ke dalam Kebun Binatang Ragunan dan masalah baru adalah mencari tempat parkir dan juga harus hati-hati mengendarai kendaraan karena pengunjung cukup padat hari ini.


Ternyata selera liburan kami sama dengan yang lain pergi ke RAGUNAN bertemu “uwak” untuk bersalaman. Ampun deh ramainya, oleh karenanya kalau bawa anak harus ekstra pengawasan kalau tidak anak kita bisa hilang. Dari data Metronews.com ternyata pengunjung Ragunan pada tanggal 1 September 2011 mencapai 103.337 pengunjung merupakan sebuah peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun kemarin H+1 tahun 2010 sebanyak 95.391 pengunjung.


Langsung saja setelah dapat tempat parkir kami ke Pusat Primata Schumutzer yang merupakan salah satu tempat pelestarian primata terbesar di dunia. Dengan membayar tiket per orang Rp. 5.000,00 kami sekeluarga dapat melihat berbagai macam primata yang dirintis pembangunannya oleh Pauline Antoinette Schmutzer-versteegh.


Memasuki Pusat Primata Schumutzer kita akan mendengar suara khas primata dan kita akan menemui gerbang besar dan harus menaiki anak tangga. Di sana terdapat jenis primata yang tidak memiliki ekor yang disebut Ungko (Hylobates Agilis) yang berwarna kuning kecoklatan dengan alis berwarna putih dan kalau bersuara keras sekali dan di sana juga kita dapat melihat gorilla, siamang, orang utan, simpai, kera putih dan jenis primata lainnya.


Semua tempat (kandang) primata disesuaikan dengan habitat aslinya sehingga kita dapat mengetahui bagaimana kehidupan para primata di tempat aslinya. Di sana terdapat terowongan panjang menyerupai goa dan kita dapat melihat berbagai jenis monyet dari bilik kaca yang tebal. Anak-anak merasa senang karena dapat melihat langsung “uwaknya” sehingga jelas terlihat bentuk aslinya walaupun dibatasi kaca.
Cukup puas rasanya telah lebaran ke Ragunan terutama ke Pusat Primata Schumutzer dan ini baru afdol namanya lebaran. Walaupun capek rasanya sudah terbayar bertemu dengan “Uwak” Ragunan. “Uwak” tahun depan kami akan berkunjung lagi.

Rabu, 31 Agustus 2011

Kocok Terus Sampai .... CROT .... (Kegiatan Menjelang Lebaran)




Kegiatan ini sebenarnya rahasia antara aku dan isteriku saja, tetapi untuk berbagi kebahagian di hari Raya aku mencoba menulisnya. Takbir mengumandang menandakan esok hari raya Idul fitri telah tiba, kami sekeluarga terutama isteriku mulai sibuk untuk mempersiapkan menyambut Lebaran.
Pembantu sudah pulang kampung terpaksa semua kegiatan dibagi antara aku, anak-anak dan isteriku, sebuah kerja sama yang jarang terjadi selain moment seperti ini. Biasanya semua tinggal perintah kepada pembantu tapi kali ini harus dikerjakan dari memasak, mencuci baju sampai seterika. Aku rasa ini ada nilai positifnya juga pembantu pulang kampung, keakraban antar anggota keluarga menjadi lebih erat dari hari-hari sebelumnya.
Hari yang lelah membuat aku dan isteriku beranjak tidur lebih cepat. Udara dingin menyelimuti ruang kamarku, waktu menunjukkan jam 03.30 dini hari. Isteriku terbangun dan segera saja dia menggerakkan tubuhku dan berkata, “pah ..... ayo bangun pah”.”iya...” kataku dengan nada yang malas.
Aku tatap isteriku yang telah ku nikahi selama 10 tahun lamanya, ah.... kamu tetap cantik secantik waktu pertama kali bertemu. “Ada apa sih pah menatap seperti itu”, isteriku berkata membuat aku sedikit gugup. “nggak sih” kataku sambil ku peluk tubuhnya. “ah papah mah dasar tegangan tinggi” begitu isteriku menyindirku dan menarik tubuhku beranjak dari tempat tidur menuju dapur.
Di dapur itu isteriku dengan segera begitu nafsunya mengambil batang hitam punyaku. Bentuknya yang hitam dan agak keras memang membuat isteriku tidak tahan untuk menggenggamnya dengan sangat erat lalu dikocoknya naik turun. Ah ..... crot keluarlah cairan hitam menutupi daging yang sudah disiapkannya. Memang kecap sangat penting sekali untuk membuat semur daging.
“Terimakasih ya pah telah temani mamah buat semur daging, abis kecapean tadi sore sampai lupa kasih kecap”, isteriku berkata sedang aku hanya bengong di sudut dapur. Itulah semur daging yang selalu ada pada setiap lebaran yang kami rayakan. Taqobbal minna wa minkum taqobal ya kariim, Mohon maaf lahir dan batin.